Analysis of Community Economic Empowerment in Improving the Welfare of Fisher Families in Ginunggung Village, Galang District, Tolitoli Regency Analisis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Nelayan di Desa Ginunggung, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli

Main Article Content

Pito Wijaya

Abstract

This research aims to find out whether economic empowerment of the community can improve the welfare of fishermen's families. This type of research is Qualitative Descriptive, while the data collection techniques in this study are observation, documentation interviews. Based on the results of research and discussion, efforts to deceive the economy of the fishing family community of Ginunggung Village require government support such as education, training on how to manage catches and directing fishing families to work together in making rompons. Economic empowerment efforts to improve the welfare of fisher families can close the possibility with assistance provided by the government and increase access for fishermen to economic resources such as low-interest capital loans, skills training in catch management, and decent sales places.

Article Details

Section

Articles

References

Adi, Isbandi Rukminto, (2003). Pemberdayaan, pengembangan masyarakat dan intervensi komunitas: pengantar pada pemikiran dan pendekatan praktis. Indonesia, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.(hal.14)

Ali A. A. (2020). Identifikasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Miskin Nelayan Tradisional.(hal.10)

Anwar, Z., & Wahyuni, W. (2019). Miskin di laut yang kaya: nelayan Indonesia dan kemiskinan. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama.(hal.2)

Badan Pusat Statistik (2015). https://www.bps.go.id/ Diakses pada Mei 2024.(hal.29)

Bappenas. (2016). Penanggulangan Kemiskinan.(hal.23)

Fernanto1, et al (2022). Efektivitas Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Nelayan. Ilmu Administrasi Publik.(hal.3)

Gregory N. Mankiw (2006) Principles of Economics.(hal.32)

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Kamus versi online/daring (Dalam Jaringan). di akses pada Mei 2024.(hal.32)

Kuhu, et al (2021). Jurnal Ilmiah Society. Ilmiah Society.(hal.9)

Mardikanto dan Poerwoko Soebiato, (2012). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik.(hal.17)

Miles, Matthew B. & A. Michael Huberman. (2009). Analisis Data Kualitatif.(hal.34)

Mubyarto. (1991). Deregulasi Ekonomi dan Strategi Pengembangan Ekonomi Rakyat.(hal.21)

Mudilah, A. T. (2020). Peran Usaha Kecil Menengah (UKM) Batik Buanik Dalam Meningkatkan Perekonomian Kaum Marjinal (Studi Kasus Di Dusun Dadapan Desa Sumberejo Kec. Ngasem Kab. Kediri) (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).(hal.23)

Moleong (2015:163) Metodologi Penelitian Kualitatif.(33)

Otheliansyah, G. (2021). Pengaruh penyaluran dana desa pada indikator perekonomian kabupaten daerah tertinggal di Indonesia. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 6(1), 57-74.(hal.23)

Rajuminropa. (1976)Pemberdayaan anak dari keluarga miskin.(hal.14)

Ramdhani, D. S., & Rahaju, T. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Pada Komunitas Bank Sampah Bintang Mangrove Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya). Publika, 953-968.(hal.2)

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D.(hal.31)

Sugiyono.(2009). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D.(hal.35)

Sumandiyar*,et al (2023). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Wilayah Pesisir Kecamatan Marusu Kabupaten Maros. Phinisi Integration Review.(hal.29)

Sunarti, (2012). Tekanan ekonomi dan kesejahteraan objektif keluarga di perdesaan dan perkotaan.(hal.24)

Rr Suhartini, (2005). Dakwah Pemberdayaan Masyarakat.(hal.13)

Tiani, R. D. (2022). Peran Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Anggota Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Kawasan Rumah Pangan Lestari Flamboyan Di Kelurahan Ketami Kota Kediri) (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).(hal.18)

UUD 1945 pasal 33. Memuat Tentang Sistem Perekonomian Nasional Indonesia.(hal.22)

Wahyudin, (2003). Sistem Sosial Ekonomi Dan Budaya Masyarakat Pesisir.(hal.1)

Wijaya, A. B., & Fauzie, A. (2020). Pemaknaan Hidup Nelayan ( Analisis Makro dan Mikro pada Kemiskinan Nelayan ) The Meaning of a Fisherman ’ s Life ( Macro and Micro Analysis of Fishermen Poverty ). Https://doi.org/10.29080/ipr.v2i2.259(hal.3)

Yanto, E., & Aqfir, A. (2020). Pengaruh Transparansi, Partisipasi Dan Akuntabilitas Terhadap Kinerja Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dan Dana Desa. Economy Deposit Journal (E-DJ), 2(2).

Yanto, E. (2020). EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) KEUANGAN PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN TOLITOLI. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI), 5(1), 1-11.

Yanto, E., Sahwan, S., & Prathomo, J. (2023). Implementation of regional government information systems in the regional financial management study at the tolitoli regency environmental service. Enrichment: Journal of Management, 13(2), 1647-1653.

Yanto, E., & Syaputra, R. A. (2022). Sustainable Financial Implementation In Supporting The National Economic Recovery Program In The Covid-19 Pandemic. Study On MSME Production Sector In Tolitoli Regency, Central Sulawesi. Enrichment: Journal of Management, 12(4), 3000-3009.

Yulina, M. (2023). No Title :Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Melalui Pengolahan Ikan Oleh Dinas Kelautan Dan Perikanan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh Maulia.(hal.9)

Zubaedi. (1969). Pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren.(hal.16)

Zulkarnain. (2003). Membangun Ekonomi Rakyat.(hal.19)